Postingan

Menampilkan postingan dari 2021

Kembali Ke Masa Lalu (1)

Gambar
  bisakah aku mengulang? membalikkan waktu? mendapati aku di masa lalu? bersama beliau yang kini telah tiada~ tangisku benar-benar pecah saat semua telah usai. orang-orang telah pergi hingga kesunyian yang menemani. aku sangat ingat saat-saat terakhir kali ia menghembuskan nafasnya. tanpa berita tanpa aba-aba. aku benar-benar seperti kosong dan hampa. tahuku semua orang berdatangan. menangis dan mengatakan 'sabar ya, semoga bapakmu tenang'  *** aku sangat ingat, waktu itu usiaku 5 atau 6 tahun. bapak mengajakku ke kota Bengkulu untuk pertama kalinya. saat itu aku dan beliau hanya berdua saja yang pergi. saat itu kami mengantarkan beras ke rumah saudara. aku tidak ingat pasti apa yang sudah kami bicarakan sepanjang jalan. dalam ingatanmu aku bersamanya dan menikmati perjalanan berdua saja.  setelah aku dewasa dan beliau tiada, aku menyadari satu hal dan bersyukur jika ingatan itu masih ada. meski sedikit ingatan itu memberikan kesan yang saat berarti bagi anak perempuan ke...

KITA CERITA LEWAT KATA

  Tentang sebuah kata CINTA   Bagaimana jika kamu terlahir dari dua insan yang tidak saling mencintai namun mereka mencintaimu lebih dari apapun? Bagaimana jika kamu selama ini hidup bersama dua insan yang bertemu karena merasa senasib namun mereka tidak pernah melakukan hal romantis layaknya sepasang kekasih? Dan apakah sebenarnya cinta itu? Mereka bertemu dengan mengucap janji sehidup semati, namun kenyataannya tak ada kata yang menenangkan selama mereka bersama. Mereka seperti hidup tapi tak hidup, membangun rumah tapi tak berpenghuni, memberi ruang tapi tidak untuk saling bicara. Mereka hidup seperti itu selama ini, karena mereka hanya memikirkan dirimu. Namun tidak berfikir bahwa hidup mereka yang sebenarnya hancur, juga berdampak pada pertumbuhanmu. Mereka mampu mengorbankan apapun untuk dirimu, namun mereka lupa bagaimana mereka pun harus menyayangi diri mereka sendiri. Bagaimana jika kamu menjadi sosok yang takut bertanya “Kenapa?’ dengan menyaksikan ...

KITA CERITA LEWAT KATA

  Untuk Sebuah Kegembiraan Seorang anak kecil dengan segala kesenangan yang dialami. Aku pernah diposisi menjadi anak kecil. Kamu? Pada suatu hari dengan semangat yang menggebu setiap hari kaki mungil ini terus melangkah dengan diikuti banyak langkah dibelakangnya. Apa yang akan dilakukan oleh para bocil ini? Lagi-lagi mereka berkumpul dengan tim masing-masing untuk bermain lempar bola kasti dengan limit untuk menyelesaikan susunan pecahan genteng sebagai menara. Bermain di halaman rumah seorang teman dengan derajat kemiringan tertentu pastinya posisi susunan genteng berada di bawah layaknya perosotan di taman bermain. Semangat terus memburu bagi tim penjaga maupun penyerang. Hingga terlalu semangat, waktu bermain belum selesai aku terperosok jatuh dengan kaki bertekuk dan lutut menahan hingga terseret sekitar 30 cm. Telapak tangan dengan segala kekuatannya pun ikut menahan. Alhasil terciptalah karya seni baru dilutut dan telapak tanganku, rasanya perih. Meringkih kesakitan per...