Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

AKU

deruan ombak menerjang terbawa angin ke arah timur. jangan kan engkau angin aku pun terbawa hanyut oleh kata katanya. sejenak aku berdiam. apakah dia benar benar bisa dipercaya atau tidak? setiap kali ku melihat rumah itu terkenang di mana pertama kali aku bertemua dirinya. salahku yang memulai. aku menerima resikonya. dia terlalu sempurna untukku, aku yang banyak kekurangan tak dapat mengimbanginya. akan selalu teringat tatkala aku harus berangkat sekolah melewati rumah itu. jalan menuju sekolah hanya melewati rumahnya. terdiam sejenak tak menyangkal bahwa akan sesakit ini saat dia menyatakan berakhir cukup sampai di sini tanpa alasan. aku belum bisa terima dan  tak mungkin aku mengemis cinta padanya. menangis pun aku rasa tak berhak. apakah kau benar menyayangiku? cinta tak dapat ditebak, aku dibutakan olehnya. aku terlalu bodoh untuk mengenalkan hatiku pada cinta yang jauh dari fikiranku.