Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2021

KITA CERITA LEWAT KATA

  Tentang sebuah kata CINTA   Bagaimana jika kamu terlahir dari dua insan yang tidak saling mencintai namun mereka mencintaimu lebih dari apapun? Bagaimana jika kamu selama ini hidup bersama dua insan yang bertemu karena merasa senasib namun mereka tidak pernah melakukan hal romantis layaknya sepasang kekasih? Dan apakah sebenarnya cinta itu? Mereka bertemu dengan mengucap janji sehidup semati, namun kenyataannya tak ada kata yang menenangkan selama mereka bersama. Mereka seperti hidup tapi tak hidup, membangun rumah tapi tak berpenghuni, memberi ruang tapi tidak untuk saling bicara. Mereka hidup seperti itu selama ini, karena mereka hanya memikirkan dirimu. Namun tidak berfikir bahwa hidup mereka yang sebenarnya hancur, juga berdampak pada pertumbuhanmu. Mereka mampu mengorbankan apapun untuk dirimu, namun mereka lupa bagaimana mereka pun harus menyayangi diri mereka sendiri. Bagaimana jika kamu menjadi sosok yang takut bertanya “Kenapa?’ dengan menyaksikan ...

KITA CERITA LEWAT KATA

  Untuk Sebuah Kegembiraan Seorang anak kecil dengan segala kesenangan yang dialami. Aku pernah diposisi menjadi anak kecil. Kamu? Pada suatu hari dengan semangat yang menggebu setiap hari kaki mungil ini terus melangkah dengan diikuti banyak langkah dibelakangnya. Apa yang akan dilakukan oleh para bocil ini? Lagi-lagi mereka berkumpul dengan tim masing-masing untuk bermain lempar bola kasti dengan limit untuk menyelesaikan susunan pecahan genteng sebagai menara. Bermain di halaman rumah seorang teman dengan derajat kemiringan tertentu pastinya posisi susunan genteng berada di bawah layaknya perosotan di taman bermain. Semangat terus memburu bagi tim penjaga maupun penyerang. Hingga terlalu semangat, waktu bermain belum selesai aku terperosok jatuh dengan kaki bertekuk dan lutut menahan hingga terseret sekitar 30 cm. Telapak tangan dengan segala kekuatannya pun ikut menahan. Alhasil terciptalah karya seni baru dilutut dan telapak tanganku, rasanya perih. Meringkih kesakitan per...