Hujan bulan Desember

Awan hitam menutupi langit biru, kini hujan dengan cepatnya menyambar tanah.
Jalanan mulai sepi, pandangan pun tak dapat melihat jauh sudah tertutupi embun yang memutih.
Pepohonan hijau merasakan kesenangan tersendiri, baginya hujan adalah suatu anugerah untuk menyuburkan dedaunan yang hijau.
Aku bersama dengan teman ku waktu smp juga wali kelas ku yang kami panggil mama sekarang berada di warung bakso dekat rumah mama.
Hari ini adalah tepat hari lahir mama, dan moment inilah yang membuat kami selalu berkumpul untuk reunian.
Meskipun tidak semua berkumpul tapi tiap tahun kami tetap bersama.
Nama kelas kami *Succes* itulah panggilan kami yang membuat kami selalu berkumpul.
Menunggu hujan, masing saling bercerita tentang kuliah dan perjalanan hidup. Bercanda dan tertawa bersama, saling mengisi satu sama lain.

Hujan mulai mereda, ingin rasanya pulang. Hari ini aku baru sampai ke rumah lagi. Rasa capeknya masih belum habis yeah. Dududuuuu...

Akhirnya pulang juga ke rumah mama yang tak jauh dari warung bakso, kehujanan sih. Sedikit.

Sudah lewat ashar, sholat duluu...

Sudah sore juga, akhirnya kami pulang ke rumah masing masing 😊

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GenBI Goes to TBC Edisi Spesial GenBI Charity

Throwback

Coretanku