Allah itu Romantis Part 1


Allah memiliki rencanaNya sendiri. Setiap makhluk yang diciptakannya telah dibuat suatu skenario kehidupan yang sedemikian sehingga mereka mampu menjalaninya sesuai dengan kemampuan masing-masing. Tak perlu mengeluh dengan apa yang terjadi pada kita. Karena pada dasarnya semua sudah Allah buat dengan begitu indah, sehingga tugas kita bersyukur dan menjalaninya dengan penuh keiklasan. Banyak sekali kejadian dalam hidup ini, ketika Allah berikan nikmat lebih kepadanya, ia justru selalu merasa kurang. Sebaliknya ketika diberikan sesuatu yang kadang kurang, namun ia mampu mencukupkan segalanya, selalu nyaman dan tenang lebih dekat kepada Allah.
Allah cemburu ketika ada yang berharap banyak kepada banyak orang. Allah sedikit cemburu ketika ada orang yang sedikit berharap pada orang lain. Dan Allah sangat suka ketika ada orang yang selalu meminta kepadaNya dan selalu berharap hanyalah kepadaNya. Allah paling suka dengan orang-orang yang terus menerus menyebutNya dalam setiap nafas hidupnya. Hanya meminta kepadaNya dan semua dilakukan hanya semata-mata karenaNya, bukan karena yang lain.
Ketika semua orang terlelap di malam hari, Allah dengan lembut membangunkan kita hanya agar kita bangun dan bertemu Allah dan sepertiga malam kita. Allah rindu tangisan kita ketika sujud, Allah rindu dengan semua permintaan kita melalui doa-doa yang dipanjatkan setiap hari. Maka itu Allah yang rindu kita dengan kelembutan kasih sayang membangunkan kita dengan manja untuk menemuinya. Kurang romantis apalagi Allah kepada kita? Dia rindu kita dengan memberikan banyak hal. Hati kita seharusnya luluh dengan segala jenis yang Allah berikan pada kita.
Allah kalau rindu kita, pasti ia berikan suatu ujian. Ternyata sebagian dari kita selalu menyalah artikan sebuah ujian. Kadang ada yang mengeluh ‘Allah gak sayang aku, masa aku dikasih ujian seberat ini’. Kalau kita ketahui dan kita sadar setiap ujian yang Allah berikan itu sesuai dengan kemampuan kita. Allah tidak pernah memberikan sesuatu yang diluar batas kemampuan makhluknya. Allah itu sayang kita. Allah berikan ujian agar kita meminta kepadaNya, agar kita menangis kepadaNya, agar kita hanya meminta dan berharap kepadaNya. Bentuk rindu Allah adalah yang paling dahsyat.
Allah saja selalu berikan hal yang tak terduga kepada kita, masa kita tidak tersentuh dengan apa yang Dia berikan? Hati harus peka, harus selalu bersyukur. Seperti dalam surah Ar Rahman ayat 13 “Maka nikmat Tuhan yang manakah yang kau dustakan?” kita harus tahu setiap doa adalah jawabannya ‘YA”, Allah selalu mengabulkan semua doa yang kita minta. Dan Allah punya caranya sendiri untuk mewujudkan doa kita. Kadang kita berdoa ini dikasih ini, doa yang kita mau tidak diberikan namun diganti dengan yang lain. Karena baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah, maka Allah lebih mengetahui apa yang tidak kita ketahui.
Percayalah, skenario yang Allah buat bukan sembarangan. Tugas kita yaitu beribadah dan mencari keridhoanNya. Tidak yang lain. Pandai bersyukur, menyebut namaNya dalam setiap hembusan nafas kita. Allah adalah kekasih yang paling romantis. Aku rindu padaNya. Aku ingin bertemu padaNya. Aku ingin berada disisiNya.
Sebaiknya kita mulai membenahi diri, introveksi diri, berkaca. Sudah sejauh manakah kita bersyukur atas nikmat yang Allah berikan?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GenBI Goes to TBC Edisi Spesial GenBI Charity

Throwback

Coretanku